Rabat, IMWA - Finlandia menilai bahwa “otonomi yang sejati di bawah kedaulatan Maroko dapat menjadi solusi paling layak” untuk menyelesaikan isu Sahara Barat.
Sikap tersebut tertuang dalam Komunike Bersama yang diadopsi di Rabat pada Minggu, menyusul pertemuan antara Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Warga Maroko di Luar Negeri dan Menteri Luar Negeri Finlandia, , yang tengah melakukan kunjungan resmi ke Maroko.
Dalam komunike tersebut, Finlandia kembali menegaskan dukungannya terhadap rencana otonomi yang diajukan Maroko.
Rencana tersebut dinilai sebagai kontribusi yang serius dan kredibel terhadap proses politik yang dipimpin Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta sebagai dasar yang baik untuk mencapai solusi politik yang definitif dan dapat diterima bersama.
Kedua menteri juga menyambut baik adopsi Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 2797 (2025) serta menegaskan kembali dukungan mereka terhadap upaya Sekretaris Jenderal PBB dan Utusan Pribadinya dalam mencapai penyelesaian politik yang adil, berkelanjutan, dan dapat diterima semua pihak terkait isu Sahara Barat.***

0 Komentar