Jakarta – Pemerintah Maroko berperan penting membantu Amerika Serikat dalam mengungkap dua kasus besar yang melibatkan jaringan kriminal dan terorisme internasional, termasuk perdagangan narkoba dan senjata lintas negara.
Dalam kasus pertama, pengadilan federal Amerika Serikat menjatuhkan vonis bersalah kepada , seorang warga negara Lebanon-Suriah.
Ia terbukti terlibat dalam skema narko-terorisme yang menggabungkan perdagangan kokain dengan transaksi ( bersama kelompok gerilya Kolombia, (ELN).
Penyelidikan yang dipimpin oleh (DEA) tersebut melibatkan kerja sama lintas negara, termasuk Maroko.
Otoritas Maroko, yakni (DGST) dan (DGSN), memberikan dukungan signifikan berupa intelijen dan koordinasi operasi.
Jaringan ini diketahui mengedarkan narkoba, memperdagangkan senjata, serta memindahkan dana jutaan dolar melintasi berbagai benua.
Dalam kasus kedua, Maroko berperan langsung dalam operasi penangkapan terhadap, warga negara Kenya yang diduga menjadi bagian dari jaringan perdagangan senjata internasional.
Asumo ditangkap pada 8 April 2025, sebelum akhirnya diekstradisi ke Amerika Serikat pada 11 Maret 2026 dan dihadapkan ke pengadilan federal sehari setelahnya.
Ia diduga terlibat dalam jaringan yang memasok senjata militer, termasuk peluncur roket dan sistem pertahanan udara, kepada kartel narkoba asal Meksiko, (CJNG).
Senjata tersebut digunakan untuk mendukung operasi perdagangan kokain skala besar menuju Amerika Serikat.
Otoritas AS menegaskan bahwa kerja sama internasional, termasuk kontribusi Maroko, menjadi kunci dalam membongkar jaringan kriminal global yang saling terhubung ini.

0 Komentar